Posted in

“Suamiku asyik bulan madu dengan istri mudanya. Dia tak tahu, di hari yang sama, aku menerima lamaran pria yang paling ditakuti maduku. Mari kita lihat siapa yang akan menangis saat kami bertemu di rumah nanti.”

Spoiler Bab Premium

“Mas! Mas dengar itu?! Mereka menghi na kita!” Lisa berlari menghampiri Noah, tangannya meraih lengan suaminya dengan ceng ke ra man yang kuat. “Kita harus membalas mereka! Kita harus mengajukan tun tu tan! Bima si yal an itu—”

“DIAM, LISA!” ben tak Noah, suaranya pelan namun mengandung an ca man yang menakutkan, membuat Lisa terdiam seketika.

Noah menarik na pas dalam-dalam, berusaha menenangkan detak jan tungnya yang masih memburu karena dihi na dan dise ret keluar. Ia menatap Lisa, matanya kini dipenuhi ko ba ran a p i den dam.

“Pria itu,” desis Lisa, me lu dah ke lantai marmer dengan ji jik, “Dia pasti sa kit hati karena aku meninggalkannya dulu! Aku tahu Bima, Mas! Dia hanya pura-pura ka ya karena dia tidak mau kehilangan aku! Dia pasti hanya Orang Ka ya Baru (OKB) yang gi la, Mas, yang cuma ingin balas den dam! Dia membuat pesta me wah ini hanya untuk mempermalukan kita!”

Lisa menoleh ke Noah, matanya bersinar dengan niat jahat. “Kita balas dia, Mas! Kita punya u w ang! Kita bisa tun tut dia karena mencu lik istrimu! Kita jatuhkan perusahaan kecilnya! Aku akan pastikan dia tahu rasanya kehilangan segalanya!”

Noah tidak menjawab. Dia tidak bereaksi. Mata lelaki itu menatap kosong ke pintu ballroom yang tertutup rapat, seolah-olah dia sedang melihat bayangan Kevin Pradipta yang duduk di sana, menye ringai padanya.

“Kenapa Mas diam saja?!” de sak Lisa, menggoyang-goyangkan lengan Noah. “Mas tidak dengar aku?! Dia menghi na kita di depan umum! Dia mencu ri Aruna! Kita harus—”

“Kau pikir dia OKB, Lisa? Kau masih tidak mengerti siapa dia?”

Nah loh sukurin, emang enak di u sir dari pesta

Yuuk laanjuutiin di

Judul Kau Rebut Kekasihku, Kunikahi Istrimu – ahnafkece-SKMM