“Tandatangani.” Rafael Villareal melempar cek itu ke atas ranjangku seperti selembar sampah. “₱200 juta. Itu belas … Setelah Aku Melahirkan Anak Kembar, Suamiku yang Miliarder Memberiku ₱200 Juta Agar Aku Pergi—Dia Mengira Aku Hanya Membawa Uang, Padahal Aku Juga Membawa Dua Pewaris yang Dia BuangRead more
Author: ctv68 ctv68
“Keluarlah Mas, tunggu aku disana! Akan kuungkap semua fakta yang selama ini kau sembunyikan dari mereka.” Kud o r o n g tvbuh Mas Panji keluar dari k a m a r, lalu dengan gerakan tangan yang cepat kututup pintu k a m a r tersebut.
Door! Door! Doorr! Suara ketukan pintu terdengar beruntun. Suaranya keras sekali. “Rin, cepat buka pintunya!” Suara … “Keluarlah Mas, tunggu aku disana! Akan kuungkap semua fakta yang selama ini kau sembunyikan dari mereka.” Kud o r o n g tvbuh Mas Panji keluar dari k a m a r, lalu dengan gerakan tangan yang cepat kututup pintu k a m a r tersebut.Read more
“Alea! Kamu gi la?!” bentak Elang. Dia mengusap wajahnya dengan kasar, napasnya memburu.
“Kenapa Mas?” Satu baskom air cucian beras baru saja mendarat telak di wajah suamiku. Air keruh … “Alea! Kamu gi la?!” bentak Elang. Dia mengusap wajahnya dengan kasar, napasnya memburu.Read more
RAFAEL MULAI MENYADARI AKU SUDAH TIDAK SEPERTI DULU—YANG SELALU MEMBERITAHUKAN SEGALA HAL PADANYA.
Ada kesempatan di perusahaan untuk mengirim karyawan ke kota lain dalam penugasan jangka panjang. Aku bahkan … RAFAEL MULAI MENYADARI AKU SUDAH TIDAK SEPERTI DULU—YANG SELALU MEMBERITAHUKAN SEGALA HAL PADANYA.Read more
Sirine itu semakin keras.
Nyeeeng… nyeeeng… Suara yang biasanya terdengar jauh kini seperti menghantam langsung dada Rian. “Ayah…” suaranya pecah. … Sirine itu semakin keras.Read more
Sudah dua tahun sejak adik iparku, Amanda, bercerai dan pindah ke apartemen milikku dan suamiku. Suatu hari, tanpa sengaja aku mendengar dia diam-diam mengutukku dan menyebutku “murahan” serta “tidak berguna”.**
Dia tertawa saat berbicara di telepon: “Iparku itu? Ah, dia cuma wanita murahan. Waktu menikah dengan … Sudah dua tahun sejak adik iparku, Amanda, bercerai dan pindah ke apartemen milikku dan suamiku. Suatu hari, tanpa sengaja aku mendengar dia diam-diam mengutukku dan menyebutku “murahan” serta “tidak berguna”.**Read more
Suamiku menangis mengaku perusahaannya bangkrut dan meninggalkan utang miliaran. Aku rela bekerja siang malam hingga jatuh sakit demi membantunya melunasi utang, sementara ia mengurung diri di rumah. Suatu hari, aku mengantarkan pesanan catering ke sebuah restoran bintang lima. Betapa hancurnya aku melihat suamiku sedang memotong kue perayaan anniversary dengan wanita lain, dan ibu mertuaku memberinya kunci mobil mewah. Saat itu aku baru sadar, ternyata kebangkrutan itu hanyalah…
Ibu mertuaku yang sejak tadi mematung, kini wajahnya sepucat kertas. Beberapa teman sosialitanya mulai menjauhinya sambil … Suamiku menangis mengaku perusahaannya bangkrut dan meninggalkan utang miliaran. Aku rela bekerja siang malam hingga jatuh sakit demi membantunya melunasi utang, sementara ia mengurung diri di rumah. Suatu hari, aku mengantarkan pesanan catering ke sebuah restoran bintang lima. Betapa hancurnya aku melihat suamiku sedang memotong kue perayaan anniversary dengan wanita lain, dan ibu mertuaku memberinya kunci mobil mewah. Saat itu aku baru sadar, ternyata kebangkrutan itu hanyalah…Read more
“Mbak Shena, aku lapar! Mana makanan untukku dan Mas Arya?” Vidya melirik kakak madunya yang hendak berdiri menyimpan piring ke dapur.
“Masak sendiri, dong. Aku ini bukan ba bu kamu!” jawab Shena dengan senyum sinis yang terukir … “Mbak Shena, aku lapar! Mana makanan untukku dan Mas Arya?” Vidya melirik kakak madunya yang hendak berdiri menyimpan piring ke dapur.Read more
“KAMU ITU CUMA NUMPANG HIDUP DI SINI”
“Kalau kamu masih tinggal di rumah ini, ya sadar diri sedikit!” Suara ibu mertua membentak dari … “KAMU ITU CUMA NUMPANG HIDUP DI SINI”Read more
“Hah, apa maksud kamu? Ngapain nginap di Villa. Wani piro kamu pakai nginap di Villa segala?” akhirnya Bu Asri buka mulut.
“Berapapun biaya nginap di Villa, aku rasa itu bukan urusan ibu. Toh aku pakai uang sendiri, … “Hah, apa maksud kamu? Ngapain nginap di Villa. Wani piro kamu pakai nginap di Villa segala?” akhirnya Bu Asri buka mulut.Read more