“Iya, tuh. Dari dulu sampai sekarang, menunya itu-itu aja,” sambung Bu Tati sambil terkekeh. “Hidupnya sederhana … “Lho, Bu Sulastri… lagi-lagi cuma tahu sama tempe? Memang nggak pernah bosen, ya?” suara Bu Rini terdengar nyaring.Read more
Ibu mertuaku lumpuh dan bisu. Setiap hari aku menyuapi dan merawatnya dengan tulus meski suamiku sering bersikap kasar padaku. Suatu siang, aku pulang lebih awal karena sakit. Dari celah pintu kamar, aku melihat ibu mertuaku berdiri tegak dan tertawa lepas bersama suamiku…..
“Kamu ini kalau sudah kelelahan lebih baik langsung tidur! Jangan malah berhalusinasi yang tidak-tidak! Ibuku itu … Ibu mertuaku lumpuh dan bisu. Setiap hari aku menyuapi dan merawatnya dengan tulus meski suamiku sering bersikap kasar padaku. Suatu siang, aku pulang lebih awal karena sakit. Dari celah pintu kamar, aku melihat ibu mertuaku berdiri tegak dan tertawa lepas bersama suamiku…..Read more
Aku tak mungkin mela porkan istriku sendiri. Tapi aku juga tak mungkin tinggal diam. Aku harus cari cara lain.
Hari ini aku tidak berangkat ke sawah lagi. Bukan karena ma las, tapi untuk menenangkan hati … Aku tak mungkin mela porkan istriku sendiri. Tapi aku juga tak mungkin tinggal diam. Aku harus cari cara lain.Read more
Menantuku selalu meminta bahan masakan padaku, dia selalu datang dengan daster kotor. Karena curiga, aku diam-diam melihat perlakuan anakku pada menantuku. Ternyata selama ini anakku begitu jahat pada menantuku. Anakku melakukan…
*** “Halo, Pak Adi? Sesuai instruksi langsung dari Pemegang Saham Utama, Anda resmi dipecat dengan tidak … Menantuku selalu meminta bahan masakan padaku, dia selalu datang dengan daster kotor. Karena curiga, aku diam-diam melihat perlakuan anakku pada menantuku. Ternyata selama ini anakku begitu jahat pada menantuku. Anakku melakukan…Read more
Duniaku serasa runtuh dalam sekejap. Suara santriwati asing itu melengking, membelah keheningan di bawah tenda, dan setiap telunjuk yang mengarah padaku terasa seperti belati yang siap menghujam jantung. Aku mematung, mangkuk kecil di tanganku bergetar hebat hingga isinya nyaris tumpah ke tanah.
“Bohong! Demi Allah, saya tidak kenal siapa dia! Saya tidak pernah membayar siapa pun!” teriakku, suaraku … Duniaku serasa runtuh dalam sekejap. Suara santriwati asing itu melengking, membelah keheningan di bawah tenda, dan setiap telunjuk yang mengarah padaku terasa seperti belati yang siap menghujam jantung. Aku mematung, mangkuk kecil di tanganku bergetar hebat hingga isinya nyaris tumpah ke tanah.Read more
Ibuku bilang dia selalu dijadikan babu oleh istriku. Dengan marah, kutampar istriku. Karena penasaran dan marah, diam-diam aku tidak bekerja untuk melihat apakah benar yang dibilang ibuku. Tapi aku menyesal saat melihat yang terjadi adalah….
PLAK! “Kurang ajar kamu, Dinda! Istri macam apa kamu, berani-beraninya menjadikan ibuku sebagai babu di rumah … Ibuku bilang dia selalu dijadikan babu oleh istriku. Dengan marah, kutampar istriku. Karena penasaran dan marah, diam-diam aku tidak bekerja untuk melihat apakah benar yang dibilang ibuku. Tapi aku menyesal saat melihat yang terjadi adalah….Read more
Tanpa menoleh lagi, Aruna berbalik dan melangkah pergi meninggalkan ruangan itu.Ratna menepuk bahu Dimas dengan puas.
“Lihat kan? Pilihan kamu tepat. Menceraikan istri pembangkang yang kerjanya cuma minta uang suami.” Namun di … Tanpa menoleh lagi, Aruna berbalik dan melangkah pergi meninggalkan ruangan itu.Ratna menepuk bahu Dimas dengan puas.Read more
Siska, bisa diam tidak?! Kepalaku mau pec ah
Aku menghem paskan pant atku ke kursi kayu yang reot di ruang tamu rumah Pak Harto. … Siska, bisa diam tidak?! Kepalaku mau pec ahRead more
Ibu mertuaku lumpuh dan bisu. Setiap hari aku menyuapi dan merawatnya dengan tulus meski suamiku sering bersikap kasar padaku. Suatu siang, aku pulang lebih awal karena sakit. Dari celah pintu kamar, aku melihat ibu mertuaku berdiri tegak dan tertawa lepas bersama suamiku. Betapa hancurnya aku saat mendengar apa yang sedang mereka rencanakan terhadapku, ternyata selama ini mertuaku…
“Sayang, buruan ke sini. Perempuan itu sudah pergi. Jangan lupa bawa sate kambing pesanan Ibu, sekalian … Ibu mertuaku lumpuh dan bisu. Setiap hari aku menyuapi dan merawatnya dengan tulus meski suamiku sering bersikap kasar padaku. Suatu siang, aku pulang lebih awal karena sakit. Dari celah pintu kamar, aku melihat ibu mertuaku berdiri tegak dan tertawa lepas bersama suamiku. Betapa hancurnya aku saat mendengar apa yang sedang mereka rencanakan terhadapku, ternyata selama ini mertuaku…Read more
Aku dan suamiku selalu kirim uang untuk Bapak dan Ibu di kampung sebesar 5 juta per bulan. Tapi yang sampai di tangan mereka justru sembako dengan nominal yang nggak seberapa.
Aku dan suamiku selalu kirim uang untuk Bapak dan Ibu di kampung sebesar 5 juta per … Aku dan suamiku selalu kirim uang untuk Bapak dan Ibu di kampung sebesar 5 juta per bulan. Tapi yang sampai di tangan mereka justru sembako dengan nominal yang nggak seberapa.Read more