Emosiku yang sejak sore tadi kutahan akhirnya tumpah ruah. Mas Danang terdiam sesaat. Tangannya yang baru … “Jangan bilang kalau sisa uang tabungan kita kamu pakai buat bayarin pendaftaran kuliah adikmu, Mas!” potongku cepat sebelum Mas Danang sempat menyelesaikan kalimatnya.Read more
Author: ctv68 ctv68
Arkana Mahendra, pemilik grup pelayaran terbesar di Surabaya, pulang lebih cepat malam itu.Asha tidak langsung menjawab.
Tangannya refleks menutup kalung itu, seolah baru sadar benda di lehernya telah menjadi masalah besar. Napasnya … Arkana Mahendra, pemilik grup pelayaran terbesar di Surabaya, pulang lebih cepat malam itu.Asha tidak langsung menjawab.Read more
Berniat mengejutkan istriku dengan membawa seorang wanita yang akan jadi madunya, justru aku dan istri baruku dikejutkan olehnya karena dia mendatangkan banyak pria di rumah kami yang ternyata adalah ….
Apa-apaan! Dia pikir karena aku sudah punya Syasya, dia jadi bebas dengan lelaki lain? Enak saja! … Berniat mengejutkan istriku dengan membawa seorang wanita yang akan jadi madunya, justru aku dan istri baruku dikejutkan olehnya karena dia mendatangkan banyak pria di rumah kami yang ternyata adalah ….Read more
“Rin, kenapa secepat itu kamu menikah? Kenapa tidak menunggu Sabrina melahirkan dulu?”
Arka tiba-tiba mencengkram kedua bahu Irin. Matanya menatap tajam, seolah menuntut penjelasan yang lebih masuk akal. … “Rin, kenapa secepat itu kamu menikah? Kenapa tidak menunggu Sabrina melahirkan dulu?”Read more
Sudah m ati-ma tian masak rendang untuk menyambut anak dan menantu kota ibu mertuaku, tiba saat aku ingin memakan sepo tong saja, ibu mertuaku malah menepuk kasar tanganku. Katanya aku tak boleh menyentuh makanan favorit anak dan menantunya itu.
Aku tak marah. Namun detik itu juga aku mendeklarasikan perang. “Mulai malam ini tak ada sepeserpun … Sudah m ati-ma tian masak rendang untuk menyambut anak dan menantu kota ibu mertuaku, tiba saat aku ingin memakan sepo tong saja, ibu mertuaku malah menepuk kasar tanganku. Katanya aku tak boleh menyentuh makanan favorit anak dan menantunya itu.Read more
Selesai makan bubur dan minum o bat, Saras menyandarkan punggungnya di bantal. Dia mengambil ponselnya, tapi Arfan mengambil ponsel itu darinya.
“Ngapain ponselku kamu ambil?” protes Saras. Arfan tidak menjawab. Dia malah meletakkan punggung tangannya di dahi … Selesai makan bubur dan minum o bat, Saras menyandarkan punggungnya di bantal. Dia mengambil ponselnya, tapi Arfan mengambil ponsel itu darinya.Read more
Aroma gulai kambing dan sambal goreng ati menyeruak dari dapur rumah joglo yang asri di pinggiran desa itu. Hanum, wanita berusia 27 tahun dengan paras ayu yang dibalut kesederhanaan, nampak sibuk menata piring-piring porselen di meja panjang…
Aroma gulai kambing dan sambal goreng ati menyeruak dari dapur rumah joglo yang asri di pinggiran … Aroma gulai kambing dan sambal goreng ati menyeruak dari dapur rumah joglo yang asri di pinggiran desa itu. Hanum, wanita berusia 27 tahun dengan paras ayu yang dibalut kesederhanaan, nampak sibuk menata piring-piring porselen di meja panjang…Read more
I accidentally overheard my daughter telling a friend that she felt embarrassed to be seen with me in public.
I did not yell. I did not ask questions. I did not beg her to explain. … I accidentally overheard my daughter telling a friend that she felt embarrassed to be seen with me in public.Read more
RUMAHKU, BUKAN RUMAH IBUMU
RUMAHKU, BUKAN RUMAH IBUMU Plak!Suara ta mp aran itu menggema di ruang makan yang mendadak sunyi. … RUMAHKU, BUKAN RUMAH IBUMURead more
Dinda! Keluar! Bayar ut a n gmu atau rumah ini kami buat rata!” suara pria di luar menggelegar….
“Dinda! Keluar! Bayar ut a n gmu atau rumah ini kami buat rata!” suara pria di … Dinda! Keluar! Bayar ut a n gmu atau rumah ini kami buat rata!” suara pria di luar menggelegar….Read more