Di hari acara keluarga, aku menampar dan menalak istriku karena dia berani melempar uang ke wajah … “Kalau miskin ya miskin aja! Berobat kan bisa pakai BPJS! Bilang sama ibumu, jangan manja!”Read more
Author: ctv68 ctv68
“Handphone aku kenapa mati ya, Tante? Padahal kemarin sore masih nyala,” keluh Mika saat membantu Tante Sari memasak pagi harinya.
“Kamu sudah tidak butuh handphone, Mika. Siapa yang mau kamu hubungi. Mama dan Papa ada di … “Handphone aku kenapa mati ya, Tante? Padahal kemarin sore masih nyala,” keluh Mika saat membantu Tante Sari memasak pagi harinya.Read more
Aku melihat bekas merah di leher suamiku yang semalam diam-diam menikahi kakak iparnya. Dadaku sesak dan mual. Seketika aku muntah.”Kamu kenapa? Kamu sakit?”
Aku menepis tangannya yang hendak menyentuhku. Membayangkan bagaimana suamiku berbagi peluh dengan Mbak Dinda benar-benar membuatku … Aku melihat bekas merah di leher suamiku yang semalam diam-diam menikahi kakak iparnya. Dadaku sesak dan mual. Seketika aku muntah.”Kamu kenapa? Kamu sakit?”Read more
Didorong rasa penasaran dan ego yang mulai terusik, dia berjalan mengendap-endap kembali menuju kamar utama. Pria itu memutar knop pintu perlahan, lalu mengintip ke dalam melalui celah kecil.
Pemandangan di dalam kamar seketika membuat dada Davi berdenyut kaku oleh rasa kesal yang luar biasa. … Didorong rasa penasaran dan ego yang mulai terusik, dia berjalan mengendap-endap kembali menuju kamar utama. Pria itu memutar knop pintu perlahan, lalu mengintip ke dalam melalui celah kecil.Read more
Selama tiga malam setelah istriku menghilang, mesin cuci di rumah kami terus mengeluarkan suara aneh. Saat kubuka bagian bawahnya untuk memeriksa… seluruh tubuhku langsung membeku melihat apa yang tersembunyi di dalamnya.
Aku bertemu Mae saat kami masih sama-sama mahasiswa miskin di kota sempit dan ramai di selatan … Selama tiga malam setelah istriku menghilang, mesin cuci di rumah kami terus mengeluarkan suara aneh. Saat kubuka bagian bawahnya untuk memeriksa… seluruh tubuhku langsung membeku melihat apa yang tersembunyi di dalamnya.Read more
“Pakai ATM-ku. Beli seserahan paling mahal. Datang dan lamar aku.”
Demi membalas adikku yang merebut tunanganku, aku menyewa lelaki pengangguran jadi calon suami palsu. Tapi saat … “Pakai ATM-ku. Beli seserahan paling mahal. Datang dan lamar aku.”Read more
Hamil 6 bulan aku ngidam mie gacoan, karena besok suami gajian aku minta belikan, tapi ternyata katanya dia lupa. Malamnya saat aku menawarkan makan malam, dia bilang kenyang.
Ternyata dia sudah makan mie gacoan bersama adik dan ibunya, tanpa membawakanku Sakit hati, akhirnya aku … Hamil 6 bulan aku ngidam mie gacoan, karena besok suami gajian aku minta belikan, tapi ternyata katanya dia lupa. Malamnya saat aku menawarkan makan malam, dia bilang kenyang.Read more
Setelah Aku Melahirkan Anak Kembar, Suamiku yang Miliarder Memberiku ₱200 Juta Agar Aku Pergi—Dia Mengira Aku Hanya Membawa Uang, Padahal Aku Juga Membawa Dua Pewaris yang Dia Buang
“Tandatangani.” Rafael Villareal melempar cek itu ke atas ranjangku seperti selembar sampah. “₱200 juta. Itu belas … Setelah Aku Melahirkan Anak Kembar, Suamiku yang Miliarder Memberiku ₱200 Juta Agar Aku Pergi—Dia Mengira Aku Hanya Membawa Uang, Padahal Aku Juga Membawa Dua Pewaris yang Dia BuangRead more
“Keluarlah Mas, tunggu aku disana! Akan kuungkap semua fakta yang selama ini kau sembunyikan dari mereka.” Kud o r o n g tvbuh Mas Panji keluar dari k a m a r, lalu dengan gerakan tangan yang cepat kututup pintu k a m a r tersebut.
Door! Door! Doorr! Suara ketukan pintu terdengar beruntun. Suaranya keras sekali. “Rin, cepat buka pintunya!” Suara … “Keluarlah Mas, tunggu aku disana! Akan kuungkap semua fakta yang selama ini kau sembunyikan dari mereka.” Kud o r o n g tvbuh Mas Panji keluar dari k a m a r, lalu dengan gerakan tangan yang cepat kututup pintu k a m a r tersebut.Read more
“Alea! Kamu gi la?!” bentak Elang. Dia mengusap wajahnya dengan kasar, napasnya memburu.
“Kenapa Mas?” Satu baskom air cucian beras baru saja mendarat telak di wajah suamiku. Air keruh … “Alea! Kamu gi la?!” bentak Elang. Dia mengusap wajahnya dengan kasar, napasnya memburu.Read more